PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR

Dublin Core

Title

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR

Subject

Keaktifan belajar peserta didik,
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif,
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tebak Kata

Description

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan dalam pelajaran IPA yaitu peserta didik yang kurang terlibat dalam proses pembelajaran, peserta didik yang kurang aktif dalam bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan kurangnya pemahaman konsep peserta didik terhadap materi yang disampaikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata terhadap peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Populasi penelitian ini ialah peserta didik SDN 015 Kresna Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, penarikan sampel ditentukan secara random, sehingga terpilihlah peserta didik kelas IV A untuk kelas eksperimen dan peserta didik kelas IV B untuk kelas kontrol sebagai objek penelitian. Jumlah peserta didik dari masing-masing kelas yaitu kelas eksperimen sebanyak 30 orang dan kelas kontrol sebanyak kelas 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa lembar observasi keaktifan peserta didik dan soal tes. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Observasi digunakan untuk mengumpulkan data mengenai keaktifan belajar peserta didik sedangkan data hasil tes digunakan untuk dikumpulkan menghasilkan nilai pretest dan posttest. Hasil observasi diolah menggunakan rumus sederhana dan kategori keaktifan peserta didik, sedangkan data hasil pretest dan posttest peserta didik dianalisis dengan menggunakan software SPSS. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-anova dan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata memiliki keunggulan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata secara signifikan dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Keunggulan tersebut dapat dilihat dari masing-masing indikator keaktifan belajar peserta didik yang mencakup mengerjakan tugas, bekerja sama, mengemukakan pendapat, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan yang semakin baik setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada para pendidik di sekolah dasar khususnya untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe tebak kata sebagai salah satu alternatif model pembelajaran sehingga dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.

Creator

Fitria Pebriani Khairunnisa I NPM: 41154030140020

Source

Ade, Sanjaya. (2011). Model-model Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara.

Agus Suprijono. (2013). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Akhmad Sudrajat. (2008). Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik dan Model Pembelajaran. Bandung : Sinar Baru Algesindo.

Ali, Muhammad. (2010). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algesindo.

A.M. Sardiman. (1986). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Rajawali Pers.

A.M Sardiman. (1988). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar Pedoman Bagi Guru dan Calon Guru. Jakarta : Rajawali Pers.

A.M. Sardiman. (2007). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Bandung : Rajawali Pers.

Arifin Zaenal. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan Filosofi, Teori dan Aplikasinya. Surabaya : Lentera Cendikia.

Arikunto, Suharsimi. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Azman, Nur. (2005). Intisari Sains Sekolah Dasar. Bandung : Penabur Ilmu.

Bambang Prasetyo, Miftahul Jannah. (2005). Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Bundu, Patta. (2006). Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains di SD. Jakarta : Depdiknas.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003. tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Depdiknas. (2004). Kurrikulum Pendidikan Dasar. Jakarta.

Dimyati, Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Gede, Agung. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Pair Solo Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa SD. (Skripsi). PGSD, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Hake. (1999). Uji Normalitas Gain. [online]. Tersedia http://www.tutorimaru.com/2017/12/uji-gain-ternormalisasi.html. [30 Mei 2018].

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung : CV. Pustaka Setia.

Huda, Miftahul. (2013). Mode-model Pengajaran dan Pembelajaran. Pustaka Pelajar.

Paul Ginnis. (2008). Strategi Meningkatkan Pencapaian Pengajaran di Kelas. Jakarta: Indeks.

Robert E.Slavin. (2010). Cooperative Learning. Bandung : Nusamedia.

Samatowa Usman. (2011). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks.

Silalahi, F. (2015). Penerapan Metode Cooperative Learning Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Sekolah Dasar. (Skripsi). PGSD, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Soekanto, Soerjono. (1993). Kamus Sosiologi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Soehartono, Irawan. (2004). Metode Penelitian Sosial. Bandung : PT.Remaja Rosdakarya.

Sudjana Nana. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar. Bandung : Sinar Baru.Sudjana Nana, Suwariyah. (2010). Model-model Mengajar CBSA. Bandung : Sinar Baru.

Sugiyanto. (2008). Model-model Pembelajaran Kooperatif. Surakarta : Depdikbud.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta.

Suprijono Agus. (2009). Cooperative Learning. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Syaiful Sagala. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : CV. Alfabeta.

Taniredja Tukiran. (2015). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Bandung : Alfabeta.

Trianto. (2015). Model Pembelajaran Terpadu. Bumi Aksara.

Zainal Arifin. (2014). Evaluasi Pembelajaran. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta : Bumi Aksara.



Publisher

PGSD FKIP UNLA

Date

2018

Contributor

H. A. Shofyanis, Drs.,M.Ed.,Ph.D
Rina Kurnia, S.Pd.,M.Pd.

Format

PDF

Type

SKRIPSI

Files

BAGIAN DEPAN.pdf
BAB I PENDAHULUAN.pdf
BAB III METODE PENELITIAN.pdf
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Date Added
May 7, 2019
Collection
PGSD - 2018
Tags
, ,
Citation
Fitria Pebriani Khairunnisa I NPM: 41154030140020 , “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR,” Repository | FKIP Universitas Langlangbuana, accessed August 15, 2020, http://repository.fkip.unla.ac.id/items/show/202.