IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA SMP

Dublin Core

Title

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA SMP

Subject

Kemampuan Berpikir Logis
Model Pembelajaran Generatif

Description

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis melalui model pembelajaran generatif dalam pembelajaran matematika, berdasarkan masalah yang ditemukan saat observasi bahwa kemampuan berpikir logis rendah. Kemampuan berpikir logis sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah matematika. Namun kemampuan berpikir logis ini masih rendah, hal ini dikarenakan kurangnya dilatih kemampuan berpikir logis siswa saat proses pembelajaran. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandung tahun ajaran 2018-2019. Adapun sampel penelitiannya adalah siswa kelas VIII B yang terdiri dari 31 siswa, sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D yang terdiri dari 32 siswa, sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes tipe uraian berupa soal-soal kemampuan berpikir logis matematis. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran generatif dan terdapat peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran generatif daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajan generatif dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa.

Creator

RESMA DEVI NURHAYATI || NPM : 41154020150010

Source

Arikunto, Suharsimi. (1999). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Rineka Cipta. Jakarta

Arif. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Generatif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Cirebon

Baharudin. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jogjakarta: AR-Ruzz Media.

Cooper, Donald R., dan Pamela, S. Schindler. (2006). Metode Riset Bisnis, Volume 1. PT Media Global Edukasi. Jakarta.

Eka Lestari, Karunia dan Mokhammad Ridwan Yudhanegara. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

Fahinu. (2013). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Memandirian Belajar Matematika Pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Generatif. Bandung: Jurnal pendidikan matematik. [Online] Tersedia di:http://digilib.upi.edu/digitalview.php?digital_id=1123. Diakses 12 April 2014

Hadi, Sutrisno. (2004). Metodologi Research Jilid 3. Yogyakarta: Andi.

Hulukati, Evi. (2013). Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Dan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Smp Melalui Model Pembelajaran Generatif. Bandung: Jurnal pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. [Online] Tersedia di: http://digilib.upi.edu/digitalview.php?digital_id=1173. Diakses 12 April 2014

Hendriana, H & U. Sumarmo. (2017). Penilaian Pembelajaran Matematika. Edisi revisi. Bandung : PT Refika Aditama.

Inhelder, B. & Piaget, J. (1958). The Growth of Logical Thinking: from Childhood to Adolescence. New York: Basic Books, Inc.


Muawwanah, S. (2011). Pengembangan LKS Teorema Phytagoras Bercirikan RME untuk RSMPBI Pacitan. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Ruseffendi, E. T. Dkk. (1991). Pendidikan Matematika 3. Jakarta: Depdikbud.

Ruseffendi, E. T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Ruseffendi.(2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika. Bandung: Tarsito

Russeffendi, E.T. (2010). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang NonEksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Sumarmo, Utari, dkk. (2012). Kemampuan dan Disposisi Berpikir Logis, Kritis dan Kreatif Matematik (Eksperimen Terhadap Siswa SMA Menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Stratge Think Talk Write). Jurnal Pengajaran MIPA, Volume 17 Nomor 1, April 2012. Halaman 17-33. ISSN 1412-0917.

Sumarna, Surapranata. (2009). Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Syafmen, Wardi & R.H. Marbun. (2014). Analisis Kemampuan Berpikir Logis Siswa Gaya Belajar Tipe Thinking dalam Memecahkan Masalah Matematika. Tersedia: http://journal.unbari.ac.id/ index.php/JIP/article/view/127. Diakses 19 Mei 2016.

Sundayana. (2015). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta

Sundayana, R. (2016). “Kaitan antara Gaya Belajar, Kemandirian Belajar, dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Pelajaran Matematika”. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP Garut. Vol. 3, No. 2, Mei 2016.75-84

Syaiful. (2011). Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Sikap Siswa terhadap Matematika melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. Disertasi Doktor pada PPS UPI: tidak diterbitkan

Wiji, Liliasari, Wahyu Sopandi, dan Muhammad A. K. Martoprawiro. (2014). Kemampuan Berpikir Logis dan Model Mental Kimia Sekolah Mahasiswa Calon Guru. Jurnal Cakrawala Pendidikan, Februari 2014, Th. XXXIII, Nomor 1. Halaman 147-156. ISSN: 0216-1370.

Wena, M. (2010). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Publisher

PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNLA

Contributor

Hj. Puji Budilestari, Dra., M.Pd
Moch. Rasyid Ridha, M.Pd

Format

PDF

Type

SKRIPSI

Files

41154020150010 RESMA-BAGIAN DEPAN.pdf
41154020150010 RESMA-BAB I.pdf
41154020150010 RESMA-BAB III.pdf
41154020150010 RESMA-BAB IV.pdf
41154020150010 RESMA-BAB V.pdf
41154020150010 RESMA-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Date Added
January 26, 2021
Collection
PMAT - 2019
Tags
,
Citation
RESMA DEVI NURHAYATI || NPM : 41154020150010 , “IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA SMP,” Repository | FKIP Universitas Langlangbuana, accessed July 30, 2021, https://repository.fkip.unla.ac.id/items/show/435.